Make your own free website on Tripod.com

TOPIK     


Student drawing and project

Frequent active members

Home page

Link to other web site

About the webmaster

For best information about members affiliated to this website just klik the member area, for best student's drawing project just enter the gallery sections.

 

 




updated 2013.
 
 

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi webmaster :

0zzzz / TA

silahkan menjelajahi web ini.....

 

A-4 Anak Arsitek Atmajaya Angkatan'97
 

WIDYA WISATA BALI 2000
From the Journey Beyond BALI


Walaupun pada survey di lapangan mahasiswa di bagi menjadi beberapa kelompok kerja akan tetapi uraian di bawah ini menggambarkan kesan keseluruhan dari lokasi yang di survei.

Day I - 28 Feb 2000 Start from Yogyakarta

Day II - 29 Feb 00 - Location I - Urban Linear of UBUD
Ubud adalah kawasan wisata yang memanjang mengikuti jalan utamanya [Ubud Main Road]. Obyek yang diteliti adalah bangunan di sepanjang jalan utama dan beberapa layer ke arah dalam jalan. Di sebelah Timur kawasan terdapat bangunan Pure dalam Puri.

Hal menarik yang disimpulkan dari lokasi ini adalah perubahan fasad bangunan yang dinamis dari bentuk tradisional ke bentuk modern tanpa menghilangkan kesan kontektual dengan bangunan-bangunan kuno yang masih tersisa. Visual series yang ditampilkan sepanjang jalan sangat menarik untuk disimak dan meninggalkan image yang kental terhadap kawasan tersebut.

DAY II - 1 March 00 - Order of TENGANAN and BUGBUG
Desa Tenganan diyakini dihuni oleh penduduk Bali Age. Hal ini membuat sosial kultural desa Tenganan masih sangat terikat pada adat setempat. Desa Tenganan sepenuhnya berisi rumah-rumah tradisional yang masih dapat ditelusuri tata ruang originalnya.

Hal yang menarik dari bangunan Tenganan ialah terdapatnya komposisi ruang yang mengikuti order setempat. Dua eleman unit rumah yang sakral dan tidak boleh berubah ialah BALAI TENGAH yang berfungsi untuk kegiatan melahirkan dan kematian, serta BALAI BUGE yang berfungsi untuk perkawinan. Elemen lainnya ialah BALAI TELON yang berfungsi untuk tempat tidur, DAPUR, SANGGAH KAJEH, SANGGAH KEMULAN, dan WC. Komposisi massa mengikuti konsep Nawasanga yaitu bagian Sakral diletakkan pada bagian Utama ning Utama, dan bagian Profan di letakkan pada bagian Madya dan Nista.

    Utama ning Utama Sanggah Kaje, Balai Tengah
  Madya ning Madya   Balai Telon
Nista ning Nista    [sanggah Kemulan] WC, ruang tambahan

DESA BUGBUG - Desa Bugbug juga memiliki elemen-elemen massa tetapi berbeda dengan Tenganan di Bugbug susunan massa tidak terlalu kaku. Hasil yang terlihat pada Bugbug adalah : selalu terdapat BALAI MEMETAN yang berfungsi untuk upacara perkawinan, dan BALAI SIKENAM untuk potong gigi. BALAI SIKEPAT berfungsi untuk kegiatan sehari-hari dan dapat dihilangkan, orientasi bangunan memusat dengan sebuah Penunggung Karang sisi Utara halaman. Konsep Nawasanga terlihat dengan selalu diletakkannya Pura di bagian Utama ning Utama.

DAY III - 2 March 00 - TURISM Central in LEGIAN
Lokasi terakhir yang dikunjungi ialah kawasan pariwisata Legian. Perubahan yang signifikan tampak antara Legian dan Ubud, dimana Ubud masih memiliki unsur-unsur preservasi sedangkan kawasan wisata Legian sepenuhnya telah bersalin wajah menjadi etalase. Legian dapat diperbandingkan dengan Cihampelas di Bandung dan untuk suasana pedestriannya mirip dengan Malioboro di Yogyakarta.  Semarak Signage berbahasa asing di Legian membuat pengunjung susah merasakan bahwa Legian ternyata terletak di Bali - Indonesia.

Special Place - GARUDA WISNU KENCANA Cultural Park
Kawasan GWK baru selesai terbangun sekitar 30 % dari rencana di bukit Ungasan.. Konsep dari GWK adalah kawasan yang memaksimalkan potensi alam yang sebelumnya tandus. Material-material disusun dari batu kapur yang banyak terdapat di lokasi. Puncak dari kawasan ini ialah Garuda Wisnu Kencana Statue yang direncanakan setinggi 140 m. GWK juga menyertakan fasilitas pendukung lainnya berupa Gallery Expo, Street Theater, Amphitheater, dan Lotus Pole. GWK dicetuskan dan dipelopori oleh seniman Nyoman Nuarta.

narasi - 8738 . TA